Mayat Gegerkan Warga Cabalu
Lamellong Pos, Warga di sekitar sungai Cawara, Lingkungan Cabalu, Kelurahan Mattirowalie, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, digegerkan dengan ditemukan sesosok mayat laki-laki dengan kondisi sudah membusuk, Minggu (30/6). Sore. Mayat yang deketahui bernama Pabi ini ditemukan oleh sekelompok anak-anak kampung yang hendak memancing disungai tersebut.
Mayat yang dalam kondisi membusuk itu ditemukan oleh sejumlah anak-anak kampung sekira pukul 10.00 WITA, yang saat itu hendak memancing disungai. Risma salah seorang dari kolompok anak-anak itu, langsung bergegas melaporkan hal tersebut kepada warga sekitar.
"Tadi kami mau memancing, tapi ketika samapi disungai kami melihat mayat. Karena takut saya dan teman-teman saya langsung memberitahukan warga setempat," jelas Risman.
Sementara itu, Mansyur (45) warga Kelurahan Waetuo Kecamatan Tanete Riattang Timur, yang merupakan salah satu keluarga korban yang tiba di lokasi menyebutkan, mertuanya itu mengalami ganguan kejiwaan dan kerap berkeliaran dengan berjalan kaki sendiri. Mansyur menambahkan, Pabi dinyatakan hilang sejak Jumat lalu. Sejak dinyatakn hilang, pihak keluarganya terus mencari Pabi dari desa ke desa.
"Terakhir kami dapat informasi bahwa Pabi sempat terlihat di Cabalu namun setelah kami cari, ia tidak pernah muncul lagi," jelas Mansyur.
Pihak Kepolisian Sektor Tanete Riattang dan Resort Bone yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi mayat korban dan membawanya ke rumah rumah sakit untuk diautopsi. Dari pemeriksaan sementara pihak kepolisian, korban dinyatakan tewas tenggelam.
"Sementara kami simpulkan bahwa korban tewas tenggelam. Nanti hasil autopsi yang bisa memastikan dugaan lain dalam kasus ini," jelas Kepala SPKT Polres Bone Ipda Aris Supu.
Mayat yang dalam kondisi membusuk itu ditemukan oleh sejumlah anak-anak kampung sekira pukul 10.00 WITA, yang saat itu hendak memancing disungai. Risma salah seorang dari kolompok anak-anak itu, langsung bergegas melaporkan hal tersebut kepada warga sekitar.
"Tadi kami mau memancing, tapi ketika samapi disungai kami melihat mayat. Karena takut saya dan teman-teman saya langsung memberitahukan warga setempat," jelas Risman.
Sementara itu, Mansyur (45) warga Kelurahan Waetuo Kecamatan Tanete Riattang Timur, yang merupakan salah satu keluarga korban yang tiba di lokasi menyebutkan, mertuanya itu mengalami ganguan kejiwaan dan kerap berkeliaran dengan berjalan kaki sendiri. Mansyur menambahkan, Pabi dinyatakan hilang sejak Jumat lalu. Sejak dinyatakn hilang, pihak keluarganya terus mencari Pabi dari desa ke desa.
"Terakhir kami dapat informasi bahwa Pabi sempat terlihat di Cabalu namun setelah kami cari, ia tidak pernah muncul lagi," jelas Mansyur.
Pihak Kepolisian Sektor Tanete Riattang dan Resort Bone yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi mayat korban dan membawanya ke rumah rumah sakit untuk diautopsi. Dari pemeriksaan sementara pihak kepolisian, korban dinyatakan tewas tenggelam.
"Sementara kami simpulkan bahwa korban tewas tenggelam. Nanti hasil autopsi yang bisa memastikan dugaan lain dalam kasus ini," jelas Kepala SPKT Polres Bone Ipda Aris Supu.
(Bone Pos)

Post a Comment