BBM Bersubsidi Diduga Diborong Pengusaha,Polisi Diminta Seliki "Surat Sakti"
WATAMPONE,LAMELLONGPOS.COM- Kepolisian, Republik Indonesia Resort Bone diminta turun tangan menyelidiki dugaan terjadinya penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi Selain itu, polisi juga diharap menyelidiki ‘surat sakti’ berupa rekomendasi yang belakangan ini marak dipergunakan pengusaha di Bone dalam memborong BBM bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum
(SPBU)
terbaru, praktik pembelian BBM bersubsidi jenis solar besar-besaran diduga terjadi di SPBU 74,927,34 Ahmad Yani Kabupaten Bone Pihak SPBU tersebut diduga melayani pembelian BBM bersusidi jenis
solar dalam jumlah banyak terhadap pengusaha bernama Hj. Nurhayati hanya saja, setelah dikonfirmasi mengenai hal itu, oknum pengusaha tersebut mengaku mendapatkan izin dari pemerintah Oknum itu juga sempat menunjukkan surat sakti berupa rekomendasi yang diklaimnya didapatkan dari Dinas Perindustrian Pemkab Bone
Dalam surat rekomendasi yang telah terbungkus laminating tersebut,legalitas pembelian BBM bersubsidi jenis tertentu hingga 5.000 liter per bulan.
Rivai mengatakan Aduh, bagaimana itu. Kasihan masyarakat yang mestinya diperuntukkan untuk kendaraannya. Karenanya kita harap polisi bisa turun tangan menyelidiki keabsahan rekomendasi itu,” pinta warga,
Sejatinya, kata Rivai,
BBM bersubsidi tidak boleh menggunakan sistem jatah-jatahan terhadap pengusaha tertentu, apalagi mengatasnamakan
untuk membantu petani.
Apa buktinya membantu petani? bukankah mesin pertanian itu miliknya petani pun saat menggunakannya pasti membayar sewanya kan. Ini bagaimana,” kata rivai
Secara terpisah Kadis Pertanian Bone, Sunardi Nurdin kepada awak media mengaku tidak tahu menahu perihal rekomendasi pembelian BBM bersubsidi yang beredar di
kalangan pengusaha itu.
Sunardi juga menegaskan bahwa pihaknya selama ini tidak pernah mendapatkan tembusan terkait adanya rekomendasi tersebut, baik dari Dinas Perindustrian maupun dari SPBU terkait.
(TIM/AR)
(SPBU)
terbaru, praktik pembelian BBM bersubsidi jenis solar besar-besaran diduga terjadi di SPBU 74,927,34 Ahmad Yani Kabupaten Bone Pihak SPBU tersebut diduga melayani pembelian BBM bersusidi jenis
solar dalam jumlah banyak terhadap pengusaha bernama Hj. Nurhayati hanya saja, setelah dikonfirmasi mengenai hal itu, oknum pengusaha tersebut mengaku mendapatkan izin dari pemerintah Oknum itu juga sempat menunjukkan surat sakti berupa rekomendasi yang diklaimnya didapatkan dari Dinas Perindustrian Pemkab Bone
Dalam surat rekomendasi yang telah terbungkus laminating tersebut,legalitas pembelian BBM bersubsidi jenis tertentu hingga 5.000 liter per bulan.
Rivai mengatakan Aduh, bagaimana itu. Kasihan masyarakat yang mestinya diperuntukkan untuk kendaraannya. Karenanya kita harap polisi bisa turun tangan menyelidiki keabsahan rekomendasi itu,” pinta warga,
Sejatinya, kata Rivai,
BBM bersubsidi tidak boleh menggunakan sistem jatah-jatahan terhadap pengusaha tertentu, apalagi mengatasnamakan
untuk membantu petani.
Apa buktinya membantu petani? bukankah mesin pertanian itu miliknya petani pun saat menggunakannya pasti membayar sewanya kan. Ini bagaimana,” kata rivai
Secara terpisah Kadis Pertanian Bone, Sunardi Nurdin kepada awak media mengaku tidak tahu menahu perihal rekomendasi pembelian BBM bersubsidi yang beredar di
kalangan pengusaha itu.
Sunardi juga menegaskan bahwa pihaknya selama ini tidak pernah mendapatkan tembusan terkait adanya rekomendasi tersebut, baik dari Dinas Perindustrian maupun dari SPBU terkait.
(TIM/AR)

Post a Comment